DRAF PROPOSAL: PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT "TOKO MASJID DIGITAL" 1. Latar Belakang & Tujuan
Masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan kesejahteraan jamaah. Di era digital ini, kami menawarkan kolaborasi untuk mendirikan Toko Online Masjid melalui platform Endongwalee guna:
Mendigitalisasi produk UMKM milik jamaah. Membangun kemandirian finansial kas masjid. Memberdayakan potensi digital remaja masjid. 2. Skema Operasional (Satu Masjid, Satu Toko)
Setiap masjid akan memiliki satu etalase digital resmi di Endongwalee.
Produk: Konsumsi harian, sembako, kerajinan tangan jamaah, atau produk merchandise masjid (seperti jadwal salat, buku saku, dll). Pengelola: Masjid menunjuk 2-3 anggota Remaja Masjid (PRISMA/IRMAS) sebagai admin. Kami akan memberikan pendampingan teknis pendaftaran dan tata kelola toko. Platform: Menggunakan Endongwalee yang bebas biaya sewa lapak, sehingga 100% modal bisa dialokasikan untuk produk. 3. Transparansi & Pembagian Hasil
Keuntungan dari setiap transaksi akan didistribusikan dengan prinsip keadilan:
| Alokasi | Persentase | Peruntukan |
| :--- | :--- | :--- |
| Pemilik Produk | 70% | Modal usaha dan keuntungan jamaah/UMKM. |
| Kas Masjid | 20% | Dana abadi, pemeliharaan masjid, atau santunan sosial. |
| Insentif Admin | 10% | Uang lelah/transportasi untuk remaja masjid pengelola. |
4. Tahapan Pelaksanaan (Pilot Project)
Untuk memastikan program berjalan stabil, kita akan melewati 3 fase:
Fase Inisiasi: Pendataan produk unggulan jamaah dan penunjukan admin. Fase Onboarding: Pembuatan akun di Endongwalee, sesi foto produk, dan upload katalog. Fase Peluncuran: Pengumuman kepada jamaah melalui mimbar Jumat atau grup WhatsApp untuk mulai berbelanja di toko masjid sendiri.
Catatan Penting: > Proposal ini menekankan bahwa masjid tidak mengeluarkan modal uang, melainkan memfasilitasi ekosistem. Risiko kerugian sangat minim karena sistemnya berbasis stok yang sudah ada di jamaah.
SIMULASI POTENSI EKONOMI (Per Bulan)
Jika satu masjid memiliki 100 jamaah aktif yang berbelanja kebutuhan pokok atau produk UMKM melalui Toko Online Masjid di Endongwalee:
Total Transaksi: 100 transaksi/bulan. Rata-rata Margin Keuntungan: Rp10.000 per produk. Total Keuntungan Kotor: Rp1.000.000 /bulan.
Distribusi Hasil (Sesuai Skema 70/20/10):
Pihak
Persentase
Nominal Diterima
Manfaat
UMKM Jamaah
70%
Rp700.000
Tambahan modal & keuntungan usaha.
Kas Masjid
20%
Rp200.000
Menambah saldo kas tanpa meminta sumbangan.
Admin
Remaja
10%
Rp100.000
Analisis Skala Luas:
Jika program ini sukses di 1.000 masjid, maka akan tercipta perputaran ekonomi umat sebesar Rp1 Miliar per bulan, di mana Rp200 Juta mengalir langsung ke kas masjid-masjid di seluruh jaringan Endongwalee.
KEUNGGULAN STRATEGIS BAGI MASJID Tanpa Risiko Finansial: Masjid tidak perlu menyetok barang. Barang tetap berada di tangan UMKM jamaah hingga ada pesanan masuk. Literasi Digital: Remaja masjid mendapatkan sertifikasi pengalaman atau keahlian di bidang e-commerce. Dakwah Ekonomi: Mengamalkan prinsip ekonomi syariah dalam bentuk nyata, yakni tolong-menolong dalam kebaikan (ta’awun). Langkah Aksi Segera:
Untuk memulai Pilot Project (10 Masjid Pertama), saya sarankan Anda melakukan hal berikut:
Cetak Proposal: Gunakan draf di atas untuk dipresentasikan kepada tokoh masyarakat atau Ketua DMI setempat. Identifikasi Produk: Cari 1 produk unggulan dari tiap masjid (misal: Kopi Masjid A, Keripik Masjid B). Grup Koordinasi: Buat grup WhatsApp khusus untuk 10 admin pertama untuk sesi pelatihan singkat penggunaan Endongwalee.